Senin, 19 Oktober 2026
Tugu PublikTegak menyuarakan kepentingan publik
Menu
Terkini

Stasiun Klimatologi Sumsel Ingatkan Kewaspadaan saat Udara Palembang Memburuk

Penulis: Redaksi Tugu Publik

Stasiun Klimatologi Sumsel Ingatkan Kewaspadaan saat Udara Palembang Memburuk

PALEMBANG - Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel, Wandayantolis, mengingatkan masyarakat agar tetap waspada setelah kualitas udara Palembang kembali memburuk pada Minggu (18/10/2026) malam. Pemantauan Stasiun PM2.5 Musi 2 Palembang mencatat konsentrasi 249,7 µg/m³ pukul 20.00 WIB.

Wandayantolis membenarkan kenaikan konsentrasi PM2.5 mulai pukul 18.00 WIB. Sejak waktu tersebut, kualitas udara kembali masuk kategori sangat tidak sehat, setelah sebelumnya berada dalam kategori tidak sehat pada pukul 13.00–17.00 WIB.

Baca Juga: Patroli Batanghari Leko Tekankan Peran Warga Menjaga Keamanan Lingkungan

Pesan kewaspadaan disertai imbauan untuk membatasi kegiatan di luar ruangan.

"Masyarakat tetap diimbau waspada dan mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta menggunakan masker," ujarnya.

Rangkaian pengukuran memperlihatkan kenaikan dari 210,1 µg/m³ pukul 18.00 WIB menjadi 237 µg/m³ pukul 19.00 WIB. Pada pukul 20.00 WIB, konsentrasinya meningkat lagi menjadi 249,7 µg/m³.

Kembali memburuknya udara terjadi ketika asap karhutla menyelimuti Palembang. Warga mengaku merasakan perubahan dari siang menuju malam. Putri, warga Ilir Barat I, mengatakan asap sempat berkurang sebelum kembali terasa sejak sore. Ia juga mengeluhkan mata perih saat berkendara.

Sementara itu, Ella mengungkapkan bahwa asap terasa lebih tebal pada malam hari dalam dua hari terakhir. Menurutnya, bau asap tidak hanya terasa di udara, tetapi juga menempel pada baju.

Pengalaman kedua warga itu menggambarkan kondisi yang mereka rasakan saat data pemantauan menunjukkan kualitas udara kembali berada pada kategori sangat tidak sehat.

Berita Terkait